Kamis, 31 Juli 2025

Hina dalam Cinta

 

Sumber : Pixabay.com




Engkau bagaikan nirmala
Sedang aku hanyalah abu di sudut tak bernama.

Aku mencintaimu diam-diam,
seperti bayang di balik tirai malam.

Tak pantas rasanya aku memimpikanmu jadi dayita,
sebab langkahku tak lagi suci dan penuh luka.

Tuan, bolehkah sekali saja
kutatap manik matamu yang tenang?

Agar kau tahu di benakku telah kusinggahi asmaraloka,
tempat namamu kusebut dalam doa paling rahasia.

Aku ikhlas,
walau cintaku lebam dan membiru.

Ampunilah aku, yang lancang mencintaimu

Cinta ini bak perjudian yang bertaruh dengan ketidakmungkinan

 

Penulis : Iga Oktaviona

Editor : Okti 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cahaya Sang Empu

  Dalam kegelapan, sang empu merintih Dibalut rasa takut, kepingan luka menetes dari matanya Pandangan telah terbuka Namun rasanya tak kunju...