Gemerlap debu malam yang rawan menghilang
Melebur dalam indahnya rembulan
Gegap gempita kunang kunang yang telah lama menjauh
Kehausan manusia yang tak kunjung reda
Nuansa kata romansa penuh lirik
Di tepian bibirmu yang manis
Bersendu kala engkau redup
Bergembira kala engkau tersenyum
Ijinkan raga yang tak ragu ini
Bercengkerama dengan lembut tawamu
Dibawah rembulan nan syahdu
Bergema kisah kita abadi
Bahtera asmara ini telah siap
Berkibar dengan riang suka duka
Berlalu untuk menuju cita
Bersama walau tak tahu pasti
Penulis: Aqib Setiawan
Mahasiswa KIP-K angkatan 2025

Tidak ada komentar:
Posting Komentar