Minggu, 21 Juni 2026

Cahaya Sang Empu

 


Dalam kegelapan, sang empu merintih

Dibalut rasa takut, kepingan luka menetes dari matanya Pandangan telah terbuka

Namun rasanya tak kunjung berbeda


Hari luruh satu persatu

Hingga cahayamu menyusup kecelah yang paling rapuh 

Menggenggam penuh harapan

Merakit dengan kehati-hatian


Kau hadir tanpa gemuruh,

Tetapi hangatmu perlahan merakit kembali apa yang telah lama runtuh


Dan kini,

Sang empu belajar tersenyum lagi

Lengkungan bibir manisnya pun kembali berarti



Syaifia Rahma Maulina

Mahasiswi KIP-K angkatan 2025


Selasa, 09 Juni 2026

Formakip Walisongo Undang Sherly Annavita untuk Peringati Harlah ke-13


Sherly Annavita sedang memaparkan materi dalam Talkshow Interaktif Formakip Walisongo di Auditorium Kampus 1 UIN Walisongo,Rabu(3/6/2026).

Forum Mahasiswa KIP-K (Formakip) Walisongo sukses menggelar talkshow interaktif dalam rangka hari lahir (harlah) ke-13 dengan tema _"Krisis Arah Hidup Anak Muda di Era Pilihan Tanpa Batas: Saat Semua Terlihat Mungkin, tapi Arah Justru Menghilang"_ di Auditorium I Kampus 1 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Rabu (3/6/2026).

‎Acara tersebut dihadiri lebih dari 130 peserta yang turut mengundang _content creator_, aktivis, dan motivator asal Aceh Sherly Annavita Rahmi.

‎Sherly mengajak untuk keluar dari zona nyaman yang selama ini sering kali menghambat proses.

‎"Untuk keluar dari 'akuarium' dan berani menjadi 'ikan besar' yang menyelami lautan, artinya kita tidak boleh membatasi diri pada zona nyaman, tetapi harus berani mencoba hal-hal baru dan memperluas pengalaman,"ucapnya 

‎Selain itu, ia juga mengingatkan kita bahwa menjadi anak muda adalah sebuah _privilege_ karena kita masih memiliki banyak kesempatan untuk belajar, gagal, bangkit, dan menemukan arah hidup. Pesan ini sangat relevan bagi generasi muda yang sering merasa bingung menentukan tujuan hidup di tengah begitu banyak pilihan yang tersedia.

‎Terdapat beberapa rangkaian acara yang diadakan untuk memeriahkan harlah Formakip Walisongo seperti lomba badminton, futsal, KIP-K award, talkshow interaktif dan malam puncaknya diisi gema sholawat yang dihadiri oleh Gus Ambyar dan Gus Harir.

‎Ketua panitia harlah, Muhammad berharap agar Formakip Walisongo bisa terus maju dan berkembang sehingga bisa terus menjadi wadah bagi penerima beasiswa KIP-K.

‎"Semoga jangkauan kuantiti Formakip Walisongo bisa lebih luas dan kesadaran para anggota bisa lebih tinggi, mengingat kita adalah orang terpilih yang hendaknya bisa memberikan _feedback_ yang kontributif bagi kampus"katanya.

‎Penulis : Dwi Endang Setyorini 

Usaha Seorang Ibu

               Perkenalkan dia perempuan yang bernama Aisyah Khumairah, saat ini dia masih duduk dibangku kelas 11 SMA. Umur-nya saat ini me...